081215070500 vyntech@yahoo.com

iStock_000013427178XSmall

Deskripsi

Seiring dengan pesatnya perkembangan  industri  di era globalisasi menuntut adanya perubahan paradigma lama salah satunya di bidang pemasaran di mana setiap industri atau perusahaan haruslah memiliki keunggulan kompetitif (competitive advantage) agar mampu bersaing dengan banyak industri untuk tetap mempertahankan konsumen dan bahkan meluaskan pangsa pasar. Oleh karena itu seperti sekarang perusahaan dituntut untuk bersaing secara kompetitif (competitive rivalry) dalam hal menciptakan dan mempertahankan konsumen yang loyal.

Perusahaan seharusnya dapat memenuhi apa yang dibutuhkan dan diharapkan konsumen, melalui produk yang berkualitas dengan harga yang sesuai dan bukan hanya janji yang berlebihan  (over promise)  melalui iklan yang hanya akan membuat konsumen semakin berharap. Dan ketika janji itu tidak terpenuhi konsumen akan merasa kecewa dan dimungkinkan akan beralih ke merek lain terlebih begitu banyaknya merek yang tersedia.

Produsen tidak hanya dituntut untuk sekedar mempertahankan konsumen namun juga meningkatkan kualitas produk dan harus memahami apa keinginan dan kebutuhan konsumen. Hal tersebut dibutuhkan produsen agar mampu bersaing dengan produsen lainnya. Selain produk yang berkualitas, iklan dan endorsers juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap kesadaran pada merk sebuah produk. Di mana hal tersebut dimungkinkan memberikan dampak terhadap keputusan pembelian para konsumen terhadap sebuah produk. Terdapatnya pesaing  (competitor) menyebabkan perusahaan harus bekerja lebih giat guna menciptakan  kesadaran merek  yang bernilai lebih dibandingkan pesaing, melalui inovasi iklan. Inovasi menurut Schumpeter memiliki arti usaha mengkreasikan  dan mengimplementasikan sesuatu menjadi satu kombinasi sehingga dengan adanya inovasi seseorang dapat menambahkan nilai dari produk, pelayanan dari proses  kerja dan kebijakan yang tidak hanya bagi lembaga dan juga  stakeholder  dan  masyarakat

 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta mampu melakukan inovasi iklan, diharapkan informasi dari produsen kepada konsumen dapat tersampaikan. Sehingga perusahaan memiliki kredibilitas, sehingga terciptalah kesadaran merek.

 

Materi

  1. Brand Awareness
  2. Definisi Produk
  3. Iklan
  4. Hubungan Antara Iklan Dengan Brand Awareness
  5. Endorser
  6. Hubungan Antara Endorser dengan Brand Awareness
  7. Keputusan Pembelian
  8. Hubungan Antara  Brand Awareness  dengan Keputusan Pembelian
  9. Hambatan dan Solusi dalam Implementasi

 

Peserta

Personil yang dapat mengikuti pelatihan yaitu: Supervisor, maupun Staff dari Department Sales, Marketing Promosi dan Department lain yang terkait dengan Optimalisasi Penjualan. Serta bisa untuk pribadi professional yang menginginkan pengembangan dalam bidang Promosi/ Penjualan.

 

Metode   
Presentasi, diskusi, dan studi kasus

Waktu

Tempat

    • Ibis Style Hotel Yogyakarta
    • Gino Feruci Hotel Bandung
    • Sofyan Betawi Menteng Hotel Jakarta
    • Harris Seminyak Hotel Bali
    • In House Training*

 

Fasilitas dan Investasi

    • Fasilitas: Hard Copy Materi, USB Flashdisk, Training Kits, Coffee Break & Lunch, Sertifikat, Foto Group, Souvenir
    • Investasi sebesar Rp. 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah) per peserta non residential
    • Harga tidak termasuk pajak

 

E-Learning

    • Menggunakan Aplikasi Zoom
    • Fasilitas: Hard Copy Materi, USB Flashdisk, Training Kits, Sertifikat, Souvenir
    • Investasi sebesar Rp. 4.000.000 (Empat Juta Rupiah) per peserta

 

Instruktur

Titik Nurbiyati, M.Si dan Team

 

Informasi lebih lanjut hubungi Customer Service

klik untuk chat dengan Whatsapp

atau silahkan isi form di bawah ini

Silahkan WA kami..
Hello.. saya sari
ada yang bisa kami bantu?