+62 812 1517 0500 Vyntech@yahoo.com

“Preventive Maintenance, Troubleshooting, and OHS Safety Compliance”

Deskripsi

Peralatan penanganan material (material handling equipment) seperti forklift, overhead crane, conveyor, pallet jack, dan reach truck merupakan tulang punggung efisiensi operasional di kawasan industri, pabrik manufaktur, pergudangan, dan pusat distribusi. Kerusakan mendadak (unexpected breakdown) pada peralatan ini tidak hanya memicu kemacetan arus barang dan penghentian proses produksi (downtime), tetapi juga meningkatkan biaya perbaikan secara drastis serta mengancam keselamatan kerja para pekerja di lapangan.

Program pelatihan Equipment Maintenance for Material Handling: Preventive Maintenance, Troubleshooting, and OHS Safety Compliance ini dirancang khusus untuk membekali para manajer pemeliharaan, supervisor teknik, dan teknisi lapangan dengan kerangka kerja perawatan mesin yang terstruktur. Peserta akan mempelajari strategi perawatan pencegahan (preventive maintenance), perawatan prediktif (predictive maintenance), teknik deteksi dini dan analisis akar masalah (troubleshooting), hingga pemenuhan standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sesuai regulasi kelayakan alat material handling.

Tujuan Pelatihan

    • Memahami prinsip kerja, komponen utama, dan kriteria keandalan berbagai jenis peralatan material handling (forklift, crane, conveyor, hoist, dll.).

    • Merancang dan mengimplementasikan program perawatan berkala (Preventive & Predictive Maintenance) secara efektif.

    • Menguasai teknik diagnostik, analisis akar masalah (root cause analysis), dan metode troubleshooting kerusakan mekanis, hidrolik, dan elektrikal.

    • Meminimalkan rasio downtime dan mengoptimalkan indikator keandalan Mean Time Between Failures (MTBF) serta Mean Time to Repair (MTTR).

    • Memastikan kepatuhan operasional dan perawatan peralatan terhadap standar K3, pemeriksaan berkala, serta sertifikasi kelayakan Kemenaker.

Materi Pelatihan

  1. Pengantar dan Klasifikasi Material Handling Equipment (MHE)

    • Jenis-jenis MHE: peralatan angkat-angkut (forklift, crane, hoist), sistem konveyor, dan sistem penyimpanan otomatis (AS/RS).

    • Peran strategis manajemen keandalan peralatan dalam rantai pasok dan operasional pergudangan.

  2. Strategi Pemeliharaan Peralatan (Maintenance Strategy Framework)

    • Konsep Run-to-Failure, Preventive Maintenance (PM), dan Predictive Maintenance (PdM) pada MHE.

    • Penerapan prinsip Total Productive Maintenance (TPM) dan partisipasi operator (Autonomous Maintenance).

  3. Pemeliharaan Sistem Mekanikal dan Struktur MHE

    • Perawatan dan inspeksi komponen mekanis: roda gigi, rantai angkat, tali kawat baja (wire rope), bearing, dan struktur sasis.

    • Prosedur pelumasan (lubrication management), pembersihan, dan penyesuaian ketegangan (tensioning).

  4. Pemeliharaan Sistem Hidrolik dan Pneumatik

    • Prinsip kerja dan perawatan komponen hidrolik: pompa, silinder, katup kontrol (control valve), dan selang (hydraulic hose).

    • Penanganan kontaminasi oli hidrolik, penggantian filter, dan pencegahan kebocoran sistem.

  5. Pemeliharaan Sistem Elektrikal, Baterai, dan Kendali Otomatis

    • Pemeliharaan MHE bertenaga listrik (electric forklift/reach truck): perawatan baterai asam-timbal (lead-acid) dan litium.

    • Pemeriksaan motor listrik, sistem pengereman regeneratif, sensor, dan pengontrol elektronik (inverter/controller).

  6. Metode Troubleshooting dan Analisis Kerusakan (Fault Diagnosis & Root Cause Analysis)

    • Teknik diagnostik sistematis menggunakan fault tree analysis dan diagram sebab-akibat (fishbone).

    • Identifikasi gejala umum kerusakan (suara abnormal, overheat, keausan tidak merata, penurunan daya angkat) dan tindakan perbaikannya.

  7. Manajemen Suku Cadang dan Indikator Kinerja Maintenance (Spare Parts & KPIs)

    • Pengelolaan stok suku cadang kritis (critical spare parts inventory) dan perencanaan komponen aus.

    • Pengukuran indikator kinerja pemeliharaan: Overall Equipment Effectiveness (OEE), MTBF, dan MTTR.

  8. Keselamatan Kerja (K3) dan Sertifikasi Kelayakan MHE

    • Identifikasi bahaya operasional dan perawatan MHE (risiko tertimpa, terjepit, tersengat listrik, dan kebakaran).

    • Prosedur Lockout/Tagout (LOTO) selama proses perbaikan dan perawatan.

    • Regulasi K3 angkat-angkut (Permenaker) dan prosedur inspeksi sertifikasi Uji Reksa K3.

  9. Pemanfaatan Teknologi CMMS dalam Pemeliharaan MHE

    • Pengenalan sistem Computerized Maintenance Management System (CMMS) untuk penjadwalan PM dan Work Order (WO).

    • Digitalisasi checklist inspeksi harian operator (Pre-Operational Checklist).

  10. Hambatan dan Solusi yang Sering Terjadi dalam Implementasi

    • Mengatasi masalah kelangkaan suku cadang, pengoperasian MHE yang melebihi kapasitas (overloading), dan keterlambatan eksekusi PM.

    • Formulasi strategi troubleshooting operasional untuk menjaga usia pakai (useful life) peralatan.

  11. Studi Kasus dan Diskusi Interaktif

    • Analisis kasus kegagalan kritis peralatan material handling di industri manufaktur dan logistik.

    • Latihan penyusunan jadwal PM, penyusunan troubleshooting guide, dan simulasi pembuatan daftar periksa K3.

Manfaat Pelatihan

    • Meningkatkan Keandalan Alat: Memastikan peralatan material handling selalu berada dalam kondisi siap pakai (high availability).

    • Menekan Biaya Operasional: Menghindari perbaikan darurat yang mahal dan memperpanjang masa pakai (life expectancy) komponen.

    • Meningkatkan Keselamatan Kerja: Meminimalkan risiko kecelakaan kerja akibat kegagalan fungsi alat angkat-angkut.

    • Efisiensi Downtime: Mempercepat proses penanganan kerusakan melalui metode troubleshooting yang terstruktur.

    • Kepatuhan Regulasi: Memastikan seluruh unit operasional memenuhi persyaratan inspeksi keselamatan kerja pemerintah.

Peserta Pelatihan

    • Maintenance Managers, Workshop Supervisors, dan Plant Engineers.

    • Maintenance Technicians (Mekanik & Elektrik) yang menangani unit material handling.

    • Logistics, Warehouse, dan Supply Chain Managers/Supervisors.

    • Safety Officers (Ahli K3 Umum/Spesialis) yang bertanggung jawab atas kelaikan fasilitas kerja.

    • Staf operasional senior dan manajer fasilitas industri.

Waktu

Tempat Pelaksanaan

    • Yogyakarta: Ibis Styles Hotel Yogyakarta

    • Bandung: Gino Feruci Hotel Bandung

    • Jakarta: Dreamtel Hotel Jakarta

    • Bali: Harris Seminyak Hotel Bali

    • Online Training* (Interactive Live via Zoom/Teams)

    • In House Training* (Pelatihan khusus di lokasi instansi/perusahaan Anda)

Fasilitas

    • Materi Pelatihan

    • Training Kits Eksklusif

    • Coffee Break & Lunch

    • Sertifikat

    • Souvenir

Investasi Pelatihan

Dapatkan penawaran spesial (Special Corporate Rate/Group Discount) dengan menghubungi Customer Service kami.

👉 Klik di sini untuk Chat via WhatsApp dengan Customer Service Vyntech

atau silakan isi form di bawah ini:

Nama
misal: Jogja, 1 januari 2026

error: Maaf, kami protect untuk mencegah penyalinan