








Syllabus in english –> Training ISO 26000: CSR Guidance (System of Management Corporate Social Responsibility)
“ISO 26000: Strategi Integrasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Penerapan 7 Subjek Inti, Pemetaan Pemangku Kepentingan (Stakeholder), dan Tata Kelola Keberlanjutan (Sustainability) Bisnis”
Masalah yang Sering Terjadi di Lapangan
Seiring dengan meningkatnya tuntutan global akan praktik bisnis yang etis dan ramah lingkungan, Corporate Social Responsibility (CSR) bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan pilar utama reputasi organisasi. Namun pada praktiknya, berbagai perusahaan—baik BUMN, swasta, manufaktur, hingga industri ekstraktif—sering kali dihadapkan pada kendala dalam pengelolaan CSR di lapangan, seperti:
-
CSR Hanya Dianggap Sebagai Donasi (Charity/Philanthropy): Pelaksanaan program CSR sering kali sebatas bagi-bagi bantuan sesaat yang tidak memberikan dampak jangka panjang (sustainable impact) bagi masyarakat maupun bisnis.
-
Program Tidak Sejalan dengan Strategi Inti Bisnis: Inisiatif sosial dan lingkungan yang dijalankan terpisah dari visi, misi, dan operasi utama perusahaan, sehingga dianggap sebagai “beban biaya” (cost center) ketimbang investasi strategis.
-
Kurangnya Pemahaman tentang Pemangku Kepentingan (Stakeholder Misalignment): Kesulitan mengidentifikasi siapa saja pemangku kepentingan yang relevan dan gagal merespons ekspektasi mereka secara tepat, sehingga memicu konflik sosial atau penolakan masyarakat.
-
Tidak Ada Standar Pengukuran & Pelaporan yang Jelas: Ketiadaan indikator kinerja utama (KPI) dalam mengevaluasi keberhasilan program CSR, serta kesulitan menyusun laporan keberlanjutan (sustainability reporting) yang kredibel dan bebas dari greenwashing.
Solusi untuk Mengelola CSR secara Strategis & Terstandar Internasional
Untuk mengubah paradigma CSR dari sekadar kewajiban amal menjadi strategi penciptaan nilai bersama (Creating Shared Value), organisasi membutuhkan panduan tata kelola yang diakui secara global. ISO 26000 hadir sebagai standar panduan (guidance) untuk membantu organisasi beroperasi dengan cara yang bertanggung jawab secara sosial. Secara umum, langkah-langkah solusi strategis yang dapat diterapkan meliputi:
-
Penerapan 7 Subjek Inti ISO 26000: Mengintegrasikan tata kelola, hak asasi manusia, praktik ketenagakerjaan, lingkungan, praktik operasi yang adil, isu konsumen, dan pengembangan masyarakat ke dalam kebijakan perusahaan.
-
Pemetaan & Pelibatan Pemangku Kepentingan (Stakeholder Engagement): Menganalisis harapan dan kebutuhan pihak-pihak yang terdampak oleh operasional bisnis untuk membangun hubungan yang harmonis dan transparan.
-
Integrasi CSR ke Seluruh Lini Organisasi: Memastikan bahwa prinsip-prinsip tanggung jawab sosial diadopsi mulai dari tingkat manajemen puncak (Top Management) hingga ke rantai pasok (supply chain).
-
Evaluasi Program & Komunikasi Kinerja: Mengembangkan metrik keberhasilan program CSR dan mengomunikasikan pencapaian melalui laporan keberlanjutan yang transparan.
Ingin Memahami dan Menerapkan Solusi Tersebut Secara Detail di Organisasi Anda?
Untuk membantu tim manajemen CSR, Corporate Communications, departemen Community Development, serta pimpinan di perusahaan maupun organisasi Anda menguasai panduan ISO 26000 secara terpadu, kami menyediakan program pelatihan khusus berikut ini:
Deskripsi Training
Kemampuan mengelola program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang berstandar internasional merupakan langkah esensial untuk memenangkan kepercayaan publik, investor, dan regulator. Pelatihan ISO 26000 (CSR Guidance) dari Vyntech dirancang khusus untuk membekali para profesional dengan pemahaman komprehensif, kerangka kerja strategis, serta keterampilan praktis dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi sistem manajemen CSR di organisasi.
Meskipun ISO 26000 bukan merupakan standar yang dapat disertifikasi (non-sertifikasi), panduan ini merupakan fondasi paling otoritatif di dunia terkait CSR. Dalam pelatihan ini, peserta akan diajak mengeksplorasi evolusi konsep CSR, 7 prinsip tanggung jawab sosial, teknik identifikasi pemangku kepentingan, hingga penjabaran 7 subjek inti ISO 26000. Melalui kombinasi pemaparan materi terapan, studi kasus program keberlanjutan (sustainability), dan lokakarya perancangan program CSR, peserta akan dibekali keahlian terapan untuk mentransformasi inisiatif sosial perusahaan menjadi keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Tujuan Training
Melalui program pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan berbagai pemahaman fundamental serta keterampilan praktis untuk membangun Tata Kelola CSR berbasis ISO 26000 di instansi maupun perusahaan Anda. Secara spesifik, berikut adalah tujuan utama yang ingin dicapai:
-
Memahami konsep dasar, sejarah evolusi CSR, dan ruang lingkup panduan internasional ISO 26000:2010.
-
Mampu mengidentifikasi, memetakan, dan menyusun strategi pelibatan pemangku kepentingan (Stakeholder Engagement).
-
Menguasai 7 Prinsip dan 7 Subjek Inti (Core Subjects) Tanggung Jawab Sosial menurut ISO 26000.
-
Mampu merancang, melaksanakan, dan mengintegrasikan inisiatif CSR yang selaras dengan tujuan strategis perusahaan.
-
Menyiapkan tim agar mampu mengevaluasi kinerja program CSR dan menyusun dasar komunikasi keberlanjutan (Sustainability Reporting).
Materi Training
Untuk memastikan proses pembelajaran berjalan secara sistematis dan berdampak langsung pada kinerja harian, silabus pelatihan ini disusun secara komprehensif ke dalam modul-modul berikut:
-
Pengantar ISO 26000 & Transformasi Paradigma CSR
-
Pergeseran konsep CSR: dari Philanthropy (Amal) menuju Sustainability & Creating Shared Value (CSV).
-
Tujuan, struktur, dan karakteristik ISO 26000:2010 sebagai panduan (bukan untuk sertifikasi).
-
-
7 Prinsip Tanggung Jawab Sosial (Prinsip Dasar CSR)
-
Akuntabilitas, Transparansi, Perilaku Etis, dan Penghormatan terhadap Kepentingan Pemangku Kepentingan.
-
Penghormatan terhadap Aturan Hukum, Norma Perilaku Internasional, dan Hak Asasi Manusia.
-
-
Identifikasi & Pelibatan Pemangku Kepentingan (Stakeholder Engagement)
-
Teknik memetakan pihak internal dan eksternal yang relevan (Pemetaan Kuadran Power & Interest).
-
Strategi komunikasi dan penyelesaian konflik dengan masyarakat atau regulator.
-
-
Bedah Subjek Inti I: Tata Kelola Organisasi & Hak Asasi Manusia
-
Membangun Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi CSR.
-
Mitigasi risiko pelanggaran HAM, diskriminasi, dan perlindungan kelompok rentan.
-
-
Bedah Subjek Inti II: Praktik Ketenagakerjaan & Lingkungan
-
Kondisi kerja yang layak, K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan pengembangan SDM.
-
Pencegahan polusi, penggunaan sumber daya berkelanjutan, serta mitigasi perubahan iklim.
-
-
Bedah Subjek Inti III: Praktik Operasi yang Adil & Isu Konsumen
-
Anti-korupsi, persaingan usaha yang sehat, dan tanggung jawab dalam rantai pasok (supply chain).
-
Pemasaran yang etis, perlindungan data/privasi konsumen, serta layanan pelanggan.
-
-
Bedah Subjek Inti IV: Keterlibatan & Pengembangan Masyarakat (ComDev)
-
Pendidikan, penciptaan lapangan kerja, investasi sosial, dan peningkatan kesehatan masyarakat.
-
Merancang program Community Development yang memberdayakan, bukan sekadar sumbangan.
-
-
Integrasi Tanggung Jawab Sosial ke Seluruh Organisasi
-
Menerjemahkan panduan ISO 26000 ke dalam kebijakan, SOP, dan Key Performance Indicators (KPI) perusahaan.
-
Peran kepemimpinan (Top Management) dalam membangun budaya tanggung jawab sosial.
-
-
Monitoring, Evaluasi, & Pengukuran Dampak Program CSR
-
Menentukan metrik keberhasilan program CSR (Output, Outcome, Impact).
-
Teknik audit internal berbasis kinerja keberlanjutan.
-
-
Studi Kasus & Lokakarya Perancangan Program CSR Strategis
-
Bedah kasus inisiatif CSR yang sukses dan gagal dari berbagai industri di Indonesia.
-
Praktik kelompok: Analisis pemangku kepentingan, penyusunan rancangan program CSR, dan dasar-dasar penyusunan laporan keberlanjutan (Sustainability Report).
-
Peserta Training
Program pelatihan ini dirancang khusus agar relevan dengan kebutuhan para profesional yang bertanggung jawab merancang, mengawasi, dan mengeksekusi inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan. Pelatihan ini sangat disarankan untuk:
-
CSR Manager, Community Development Officer, & Sustainability/ESG Team di BUMN maupun perusahaan swasta.
-
Corporate Communications, Public Relations (PR), & External Relations yang mengelola citra dan hubungan pemangku kepentingan.
-
Legal, Compliance, & HR Manager yang bertanggung jawab atas kepatuhan regulasi kerja dan etika bisnis.
-
Pimpinan Eksekutif, Direksi, & Manajer Operasional yang ingin mengintegrasikan strategi keberlanjutan ke dalam inti bisnis.
-
Konsultan, NGO, & Praktisi yang berminat mendalami standar internasional tanggung jawab sosial.
Alasan Mengikuti Training Ini Bersama Vyntech
Vyntech berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan tantangan riil di organisasi Anda. Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa Anda perlu memilih program pelatihan ini bersama Vyntech:
-
Materi Aplikatif Berbasis Standar Global: Kurikulum disusun mengacu pada dokumen resmi ISO 26000:2010 dan praktik terbaik (best practices) CSR modern.
-
Instruktur Praktisi & CSR Expert Senior: Dibimbing langsung oleh konsultan Sustainability/ESG dan praktisi lapangan yang berpengalaman merancang program CSR di perusahaan skala besar.
-
Simulasi & Tools Pemetaan CSR: Peserta dibekali template stakeholder mapping, formulir evaluasi subjek inti, dan panduan audit program.
-
Format Pelatihan Fleksibel: Tersedia pilihan In-House Training maupun Public Training (offline & online). Waktu dan tempat bisa request.
Konsultasikan Kebutuhan Pelatihan Tim Anda
Ingin mendiskusikan silabus yang disesuaikan (customized) dengan jenis industri (misal: manufaktur, pertambangan, perbankan), tantangan sosial spesifik, atau persiapan penyusunan laporan keberlanjutan di perusahaan Anda? Atau ingin mendapatkan penawaran harga terbaik untuk program In-House Training?
👉 Klik di sini untuk Chat via WhatsApp dengan Customer Service Vyntech
atau silahkan isi form di bawah ini























































