




Syllabus in english –>Supply Chain Risk Management
“Lindungi rantai pasok organisasi Anda dari gangguan global, cegah kemacetan operasional, dan tingkatkan ketahanan rantai pasok (supply chain resilience). Kuasai pemetaan risiko rantai pasok (Supply Chain Risk Mapping), metodologi penilaian risiko (Risk Assessment & Matrix), strategi mitigasi & krisis (Disruption Mitigation Strategy), hingga perancangan kerangka ketahanan rantai pasok melalui Training Supply Chain Risk Management—solusi praktis terapan untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan efisiensi logistik organisasi Anda.”
Tantangan Nyata Organisasi dalam Rantai Pasok (Supply Chain)
Di era ketidakpastian global, disrupsi geopolitik, fluktuasi harga bahan baku, hingga kendala transportasi, manajemen rantai pasok menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Banyak instansi pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta mengalami gangguan signifikan akibat lemahnya pengawasan risiko rantai pasok:
-
-
Kerentanan Pemasok Tunggal (Single-Source Vulnerability): Ketergantungan tinggi pada satu vendor atau kawasan geografis tertentu yang memicu kelangkaan bahan/barang saat terjadi disrupsi.
-
Kurangnya Visibilitas Rantai Pasok (Lack of Supply Chain Visibility): Kesulitan memantau performa dan potensi risiko di tingkat pemasok Tier-2 dan Tier-3, sehingga gangguan terlambat terdeteksi.
-
Lonjakan Biaya Operasional & Biaya Tak Terduga (Volatile Cost & Logistics Shock): Penghentian jalur distribusi atau keterlambatan pengiriman yang memicu penalti, keterlambatan produksi, dan pembengkakan biaya expedited freight.
-
Risiko Kepatuhan, Keuangan, & Keamanan (Compliance & Cyber-OT Risks): Risiko kebocoran data pada ekosistem rantai pasok digital serta potensi ketidaksesuaian regulasi impor-ekspor dan standar ESG (Environmental, Social, & Governance).
-
Tidak Adanya Rencana Kesiapsiagaan Krisis (Absence of Contingency Plan): Keputusan penanganan gangguan diambil secara reaktif tanpa adanya prosedur baku Business Continuity Plan (BCP) khusus rantai pasok.
-
Pilar Utama Supply Chain Risk Management (SCRM)
Pengembangan rantai pasok yang tangguh, fleksibel, dan tahan terhadap gangguan bertumpu pada lima pilar utama:
-
-
Supply Chain Risk Identification & Mapping: Pemetaan alur pasokan end-to-end dari bahan mentah hingga konsumen akhir untuk mengidentifikasi titik rawan (single point of failure).
-
Risk Assessment & Quantitative Evaluation: Analisis dampak (impact) dan probabilitas (likelihood) gangguan menggunakan matriks risiko dan skenario simulasi.
-
Proactive Mitigation & Dual-Sourcing Strategies: Perancangan strategi diversifikasi vendor, alokasi stok penyangga (safety stock), dan fleksibilitas kontrak kerja sama.
-
Supply Chain Business Continuity & Crisis Response: Penyusunan protokol tanggap darurat (Business Continuity Plan) untuk merespons krisis dengan cepat dan terukur.
-
Digitalization & Monitoring Ecosystem: Pemanfaatan teknologi data untuk pemantauan risiko pemasok secara real-time serta pencegahan risiko siber rantai pasok.
-
Pelatihan Terapan Supply Chain Risk Management Bersama Vyntech
Untuk membantu jajaran Supply Chain Managers, Procurement Heads, Logistics & Warehouse Supervisors, Risk Management Officers, Operations Leads, serta Business Continuity Planners dalam merancang dan mengimplementasikan strategi mitigasi risiko yang efektif, Vyntech menghadirkan program pelatihan terapan: Training Supply Chain Risk Management.
Materi dirancang dengan pendekatan 100% practical workshop (Supply Chain Risk Mapping Lab, Risk Assessment Matrix Clinic, Contingency Strategy Drafting, & Crisis Simulation Case Study).
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti program pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
-
-
Memahami kerangka kerja dan prinsip utama Supply Chain Risk Management (SCRM).
-
Memetakan titik-titik kerentanan (bottlenecks & single point of failure) dalam rantai pasok organisasi.
-
Mengukur skala dampak dan probabilitas risiko rantai pasok secara terstruktur.
-
Merancang strategi mitigasi risiko (seperti dual-sourcing, nearshoring, safety stock optimization).
-
Menyusun dokumen Supply Chain Business Continuity Plan (BCP) yang siap dieksekusi saat krisis.
-
Membangun indikator pemantauan risiko pemasok (KRI – Key Risk Indicators) untuk pengawasan berkelanjutan.
-
Meningkatkan ketahanan (resilience) dan kelincahan (agility) rantai pasok menghadapi perubahan pasar.
-
Materi Pelatihan
-
Foundations of Supply Chain Risk Management & Governance
-
Konsep dasar SCRM: Jenis-jenis risiko (Supply, Demand, Operational, Environmental, & Financial Risks).
-
Kerangka kerja manajemen risiko terintegrasi (ISO 31000 & ISO 28000 Supply Chain Security).
-
Menilai tingkat kematangan risiko rantai pasok organisasi (Supply Chain Risk Maturity).
-
-
Supply Chain Risk Identification & End-to-End Mapping
-
Teknik pemetaan rantai pasok (Value Stream & Supply Chain Mapping).
-
Identifikasi titik kritis pada pemasok Tier-1, Tier-2, dan mitra logistik.
-
Analisis faktor eksternal: Geopolitik, bencana alam, keterbatasan infrastruktur, dan regulasi.
-
-
Risk Assessment, Quantifying, & Risk Matrix
-
Penilaian risiko menggunakan skala Dampak (Impact) vs Probabilitas (Likelihood).
-
Metode evaluasi kuantitatif: Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) pada proses logistik.
-
Penentuan batas toleransi risiko organisasi (Risk Appetite & Tolerance Limits).
-
-
Proactive Mitigation Strategies & Resilience Building
-
Strategi diversifikasi pemasok (Dual-Sourcing & Multi-Sourcing).
-
Pengelolaan persediaan fleksibel: Safety Stock Optimization vs Just-In-Time (JIT).
-
Merancang fleksibilitas kontrak, klausul Force Majeure, dan pemulihan biaya (Cost Recovery).
-
-
Supply Chain Business Continuity Planning (BCP) & Crisis Management
-
Penyusunan protokol tanggap darurat krisis rantai pasok.
-
Penetapan Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point Objective (RPO) untuk operasional logistik.
-
Strategi komunikasi krisis dengan pemasok, pelanggan, dan pemangku kepentingan.
-
-
Digital Supply Chain & Cyber/Operational Risk Monitoring
-
Penggunaan Key Risk Indicators (KRI) untuk pemantauan kondisi pemasok secara real-time.
-
Anticipating cyber risks pada ekosistem rantai pasok digital (EDI, IoT Logistik, Cloud SCM).
-
Integrasi prinsip ESG (Environmental, Social, & Governance) dalam audit pemasok.
-
-
Practical SCRM Workshop & Capstone Project
-
Supply Chain Risk Mapping Lab: Pemetaan dan pembuatan matriks risiko rantai pasok riil peserta.
-
Contingency Strategy Clinic: Simulasi penanganan krisis disrupsi pemasok utama.
-
SCRM Action Plan Presentation: Presentasi draf strategi mitigasi risiko rantai pasok yang siap diimplementasikan.
-
Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini?
Program pelatihan ini dirancang untuk para profesional manajemen rantai pasok, pengadaan, logistik, dan manajemen risiko yang bertanggung jawab atas kelancaran operasional organisasi:
-
-
Supply Chain Directors, Managers, & Strategists
-
Procurement Managers, Sourcing Leads, & Buyer Teams
-
Logistics, Warehouse, & Distribution Managers
-
Risk Management Officers (RMO) & Internal Auditors
-
Operations Directors & Plant Managers
-
Business Continuity & Crisis Management Teams
-
Executives & Business Owners yang Ingin Membentengi Rantai Pasok Korporasi
-
Mengapa Memilih Vyntech?
Vyntech berkomitmen menyajikan pelatihan Supply Chain Risk Management terapan yang practical, berbasis studi kasus nyata, serta berdampak langsung pada peningkatan ketahanan dan efisiensi operasional organisasi Anda.
-
-
Instruktur Praktisi Senior & Supply Chain Expert: Pendampingan langsung oleh Senior Supply Chain Consultant, Certified Supply Chain Professional (CSCP/CPSM), dan praktisi manajemen risiko berpengalaman memimpin pengelolaan logistik di berbagai BUMN, perusahaan multinasional, dan industri skala besar.
-
Materi Pelatihan Fleksibel & Customized: Seluruh silabus, modul, dan instrumen studi kasus dirancang secara dinamis serta dapat disesuaikan (customized) sepenuhnya dengan sektor industri perusahaan Anda (manufaktur, migas/tambang, retail/FMCG, farmasi, konstruksi, hingga instansi publik).
-
Format Fleksibel: Tersedia skema In-House Training (langsung di kantor atau ruang rapat instansi Anda) maupun Public Training (offline di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Balikpapan, Medan, Makassar, dll. / online) dengan jadwal By Request.
-
Kepercayaan Korporasi: Lebih dari 270 instansi pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta telah mempercayakan pengembangan kapasitas tim supply chain, logistik, dan pengadaan mereka kepada Vyntech. Silakan unduh Company Profile untuk informasi selengkapnya.
-
Konsultasikan Kebutuhan Pelatihan Tim Anda
Ingin mendiskusikan silabus yang disesuaikan dengan fokus rantai pasok perusahaan Anda (seperti Vendor Risk Assessment, Dual-Sourcing Implementation, Supply Chain BCP, Logistics Disruption Mitigation, atau In-House Training Khusus Tim SCM & Sourcing Anda), merencanakan jadwal pelatihan internal, atau mendapatkan penawaran terbaik?
👉 Klik di sini untuk Chat via WhatsApp dengan Customer Service Vyntech
atau silahkan isi form di bawah ini























































